Paku di Pagar
Setiap kali Bima marah, ia harus menancapkan satu paku di pagar. Paku-paku itu akhirnya bisa dicabut, tapi lubangnya?
Kisah terbaru
Kudanya hilang, tetangga bilang malang. Kudanya kembali membawa teman, tetangga bilang untung. Pak tua dari perbatasan hanya berkata: "Siapa tahu?"
Baca kisahnya →Setiap kali Bima marah, ia harus menancapkan satu paku di pagar. Paku-paku itu akhirnya bisa dicabut, tapi lubangnya?
Ketika Rina ingin menyerah, ibunya merebus tiga hal di dapur. Air mendidih yang sama, tiga reaksi yang berbeda. Kamu yang mana?
Ribuan bintang laut terdampar setelah badai. Seorang anak melemparkannya kembali ke laut satu per satu. "Apa bedanya?" tanya seorang kakek.
Seorang pemikul air punya dua kendi: satu utuh, satu retak. Dua tahun lamanya kendi yang retak merasa tak berguna, sampai ia diminta…
Simfoni No. 9 usai dan gedung bergemuruh, tetapi sang komponis tidak mendengarnya. Seorang penyanyi lalu memutar tubuhnya ke arah penonton.
Sungainya kosong karena ditubanya sendiri, sedangkan sungai tetangganya tetap penuh. Maka Bujang Beji memanggul puncak bukit untuk menutupnya.
Tali jemuran itu kosong, dan tetangga yang gemar meminjam sudah menunggu di balik pagar. Hoca pun masuk sebentar untuk bertanya kepada istrinya.
Dulu bulu gagak berwarna pelangi dan suaranya merdu. Ia kehilangan keduanya demi membawa api untuk menyelamatkan sahabat-sahabatnya dari salju.
Tukang kayu itu membisu sepanjang jalan pulang. Di depan pintu rumahnya, ia berhenti sebentar di dekat sebatang pohon kecil.